Setiap desa pasti memiliki sejarahnya masing – masing demikian halnya dengan desa Kedungjambe. Sejarah asal muasal desa seringkali tertuang dengan dalam dongeng – dongeng yang diwariskan secara turun – temurun dan disampaikan dari mulut ke mulut. Sehingga sulit dibuktikan kebenaran faktanya.
Dongeng tentang asal muasal Desa Kedungjambe diantaranya yang paling populer adalah pada zaman Belanda, asal mula Desa Kedungjambe adalah tergabungnya Desa Kedungpelem dan Desa Jambean karena sering pertikaian dan penduduknya sedikit maka pada waktu dipimpin Kades Rustamaji (Jrabang) terjadilah penggabungan antara 2 Desa tersebut mennjadi 1 Desa yaitu : DESA KEDUNGJAMBE
SEJARAH PEMERINTAH DESA
Pada zaman penjajahan Belanda Desa Kedungjambe terbagi dalam 5 Dusun yang terdiri dari Dusun Krajan, Dusun Jambean, Dusun Galoh, Dusun Mejiret Dan Dusun Nganget. Tiap Dusun dipimpin oleh seorang Kamituo yang dibantu oleh Bayan dan Jogoboyo.
Seiring dengan perkembangan zaman kedua Desa tersebut berubah menjadi satu Desa yaitu Desa Kedungjambe yang terdiri dari Empat Dusun antara lain Dusun Krajan, Dusun Jambean, Dusun Galoh, Dusun Nganget. Sejak terbentuknya Desa Kedungjambe , Desa Kedungjambe telah mengalami pergantian kepemimpinan (Kepala Desa) sebagai berikut :
| NO | KEPALA DESA | SEKRETARIS DESA | PERIODE TAHUN |
| 1 | JASMANI ( Kedungpelem ) | 1922 | |
| 1 | RUSTAMAJI ( Jambean ) | 1922 | |
| 2 | RUSTAMAJI | SUPENO | 1922-1930 |
| 3 | KARDONO | SUPENO | 1930-1940 |
| 4 | ALI MAHFUD | MUHAMMADUN | 1940 -1945 |
| 5 | SOENAWI | MOENANDAR | 1945-1990 |
| 6 | H.M. MACHFUR | MOH. CHOESEN | 1991-1998 |
| 7 | AGUS DWI SUKO, SE | SUSDIYANTINI | 1999-2014 |
| 8 | ANSHORI | SUSDIYANTINI | 2014 -2025 |
| FARIQ ORTUANSYAH |